Cara Memeriksa Periksa Mesin Pada Mobil Second

 


Pastikan bahwa pergantian oli dilakukan secara berkala dengan cara melihat catatan servis berkala yang dilakukan pemilik. Pastikan mesin mobil tidak terlihat ada kebocoran oli, tercium aroma oli terbakar di bawah kap mesin, adanya karat di ujung terminal baterai aki, oli bocor, dan semua hal yang menandakan minim perawatan. Mesin yang terawat terlihat tidak ada kebocoran oli-oli. Terlihat beda terminal aki yang bersih dan yang kotor. Teriminal aki yang kotor biasanya terdapat karat & Sedimen (kerak).

Periksa kapasitas oli mesin dengan kondisi mesin mati. Cabut tongkat indikator oli. Bersihkan dan masukkan kembali, setelah itu tarik lagi. Periksa tingkat ketinggiannya. Normalnya ketinggian oli ada di antara tanda LOW dan FULL. Jika oli berada di level paling bawah dan terlihat sangat kotor (seperti pada gambar), bisa pertanda buruk. Pasalnya besar kemungkinan oli ikut masuk ke ruang pembakaran.

Kemungkinan lainnya adalah oli jarang diganti pada waktu yang lama. Posisi oli kurang dari batas indikator full Posisi oli penuh pada batas indikator full Periksa kondisi oli, dan batas indikator oli (seharusnya oli pada posisi full pada batas indikator) Periksa kualitas oli mesin dengan memegang oli dan pastikan apakah ada serpihan kotoran hitam yang menempel pada tongkat  indikator oli.

Periksa pula apakah ada kebocoran oli di ruang bakar. Untuk mengetahuinya periksa asap yg keluar dari knalpot. Jika berwarna biru mengindikasikan bahwa ada kebocoran oli di ruang bakar. Bila hitam menandakan ada bahan bakar yang terbakar dan ini berarti mobil lebih boros BBM.

(rdo23)

Categories: Tips OtomotifTags: Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>